Teknologi Pengasapan Modern Hasilkan Ikan Asap Berkualitas, Aman dan Sesuai Standar SNI

MUH Tahir, Dosen Teknologi Hasil Pertanian Fapertahut, Universitas Sulawesi Barat.

Teknologi Pengasapan Modern Hasilkan Ikan Asap Berkualitas, Aman dan Sesuai Standar SNI

Bahan bakar yang sering digunakan agar paparan zat kimia berbahaya berkurang antara lain kayu keras seperti kayu ulin atau kayu besi, cangkang kemiri dan batok kelapa dengan sabutnya. Bahan bakar biomassa tersebut memberikan citarasa dan aroma produk asap yang menarik karena kualitas asap yang dihasilkannya. 

Pemilihan bahan bakar tersebut juga berdampak pada karakteristik pembakaran dimana komponen abu yang muncul sedikit sehingga beban pemisahan menjadi ringan. Kandungan energi kayu keras lebih tinggi sehingga transfer panas pada ikan yang diasapi lebih baik.

Teknologi pengasapan menjadi ideal dan efektif pada kondisi mampu menghasilkan ikan asap dengan rasa dan flavor yang baik, rendah cemaran dan efisien dalam konsumsi bahan bakar biomassa. 

Sebuah teknologi pengasapan terkini telah dikembangkan mengikuti kondisi tersebut berupa rangkaian terintegrasi unit tungku pembakaran, unit penukar panas, unit siklon pemisah cemaran dan unit ruang pengasapan. Uji coba prototipe memberikan data performansi yang layak untuk di scale up pada tingkat kebutuhan yang ril.

 Adapun masing-masing unit memiliki fungsi dan tujuan sebagai berikut.

A. Unit Tungku

Proses pembakaran biomassa dengan tujuan menghasilkan asap dan panas dilangsungkan pada unit tungku. Dimensi tungku disesuaikan dengan ukuran bahan biomassa yang akan dibakar. 

Adapun fitur yang ada pada tungku adalah lubang pemasukan bahan bakar, lubang pemasukan udara sekaligus pengeluaran abu dan saluran panas menuju pipa-pipa penukar panas.