Lonjakan Kinerja Pangan Nasional, DPR Apresiasi Lajunya Reformasi Pertanian

RAPAT kerja Komisi IV DPR RI serempak menyampaikan apresiasi terhadap lonjakan kinerja sektor pangan nasional di bawah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Gedung DPR RI, Senin (24/11/2025).

Lonjakan Kinerja Pangan Nasional, DPR Apresiasi Lajunya Reformasi Pertanian

Namun demikian, Rokhmin mengingatkan bahwa percepatan swasembada komoditas lain seperti kedelai, jagung, dan tebu harus segera dirumuskan mengingat tekanan perubahan iklim.

Fraksi Golkar melalui Firman Subagyo juga menilai serapan anggaran 72 persen sebagai capaian yang menandai pengelolaan lebih produktif. Ia menyoroti ancaman anomali cuaca, alih fungsi lahan, dan menurunnya minat generasi muda pada sektor pertanian sebagai isu yang harus segera dijawab Kementan. 

Sementara itu, Darori Wonodipuro (Gerindra) menegaskan bahwa data BPS yang mencatat kenaikan produksi 13,5 persen menunjukkan pergerakan sektor pangan yang tidak bisa diabaikan.

Fraksi NasDem lewat Muhammad Habiburokhman menyebut capaian tahun ini sebagai “legacy penting” bagi sektor pangan. Sedangkan Hindun Anisah dari PKB, meski mengapresiasi kenaikan NTP dan predikat WTP, mengingatkan bahwa konsistensi realisasi anggaran harus terus dijaga agar manfaatnya benar-benar dirasakan petani.

Pujian juga datang dari PAN, Demokrat, dan fraksi lainnya yang menyoroti stabilitas stok, kenaikan harga komoditas rakyat seperti kopi, serta kebutuhan mendesak penyusunan roadmap bawang putih, cabai, dan kedelai untuk mengurangi ketergantungan impor dan mengendalikan volatilitas harga.

Menutup rapat, Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa seluruh capaian merupakan hasil kerja kolektif lintas kementerian dan arahan Presiden. Ia memastikan kebijakan yang berpihak pada petani akan terus diperkuat dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

“Program akan diperkuat secara berkelanjutan, sinkron, dan berbasis kebutuhan riil,” tegas Amran.***