“Berarti ini sudah direncanakan, memang sudah direncanakan,” kata Amran.
Arahan Presiden: Tidak Ada Impor Saat Stok Nasional Melimpah
Pemerintah saat ini tidak membuka keran impor beras karena stok asional mencukupi. Amran menyebut jumlah stok sempat mencapai 4,2 juta ton dan kini berada pada kisaran 3,8 juta ton, sehingga tidak ada alasan untuk impor tambahan.
“Perintah Bapak Presiden sudah menyampaikan bahwa tidak boleh impor karena stok kita banyak,” tegasnya.
Dugaan Masuknya Beras di Lokasi Lain
Selain kasus Sabang, Amran juga menerima laporan awal mengenai kemungkinan pemasukan beras ilegal di wilayah lain. Salah satunya di Batam, meski hingga kini temuan tersebut masih perlu diverifikasi.
Gubernur Kaltara Buka Turnamen Domino Berhadiah Rp200 Juta, 263 Pasang Peserta Ramaikan Arena
“Kami bergerak cepat dan menyegel, tidak mengeluarkan beras yang masuk ke Indonesia. Bahkan kami dapatkan laporan dugaan di Batam ada yang masuk, tetapi itu belum bisa dipastikan,” ungkapnya.
Pemerintah menegaskan bahwa setiap bentuk impor beras tanpa izin pusat akan langsung ditindak, sejalan dengan kebijakan penguatan produksi dalam negeri dan perlindungan terhadap petani nasional.***
