“Islam bukan hanya agama yang memerintahkan ibadah ritual, tetapi juga agama yang sangat peduli terhadap kelestarian bumi atau lingkungan,” ujar Prof. Muhammad Yusuf dalam khutbahnya, menegaskan dimensi ekologis dalam ajaran Islam.
Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi Pelindo Regional 4, termasuk Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, serta General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, bersama seluruh jajaran manajemen dan pegawai. Kehadiran para pimpinan menambah kekhusyukan dan mempererat tali silaturahmi dalam pelaksanaan Salat Ied tersebut.
Usai pelaksanaan ibadah salat, Iwan Sjarifuddin menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan dengan lancar dan penuh khidmat.
Ia menyebut bahwa Hari Raya Idul Adha merupakan momen yang tepat untuk berefleksi, memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, dan meningkatkan spiritualitas di tengah dinamika kehidupan modern.
“Pelaksanaan Salat Idul Adha di lingkungan pelabuhan menunjukkan bahwa pelabuhan bukan sekadar pusat logistik, tapi juga menjadi ruang sosial dan spiritual bagi masyarakat,” tegas Iwan Sjarifuddin, menggarisbawahi fungsi multi-dimensi pelabuhan.
Pelindo Regional 4 Makassar berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan nilai-nilai religius dan sosial ke dalam budaya kerja perusahaan.
Salat Idul Adha ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan yang dinanti, tetapi juga mampu memberi dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh insan pelabuhan serta mempererat solidaritas dalam komunitas maritim.***
