Priyo menilai serakanomics merupakan pola ekonomi yang menggerus keadilan sosial, terutama dalam sektor pangan strategis. Ia menilai praktik itu telah berlangsung lama dan berdampak langsung pada akses ekonomi masyarakat kecil, sehingga pembenahan menjadi mutlak diperlukan.
ICMI memandang agenda yang dibawa Mentan Amran sebagai gerakan nasional untuk memperbaiki struktur ekonomi, memperkuat pemerataan, dan mengurangi ketergantungan pada pelaku besar yang menguasai rantai distribusi komoditas utama.
Agenda Bersama Memberantas Dominasi Mafia Pangan
Priyo menegaskan bahwa pembenahan sektor pangan tidak boleh berhenti pada langkah-langkah administratif, tetapi harus menjadi gerakan bersama antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan akademisi. Menurutnya, masa depan ketahanan pangan Indonesia bergantung pada keberhasilan mengakhiri praktik serakanomics dan dominasi mafia pangan.
“Ini soal keadilan, pemerataan, dan masa depan Indonesia. Mafia pangan harus tamat. Dan gebrakan Menteri Amran harus kita dukung sepenuhnya,” tutup Priyo.***
